Saturday, September 22, 2012

Pengorbanan Seorang IBU terhadap anak

 
Bismillahir-Rah maanir-Rahim … Ini adalah
kisah nyata Pengorbanan seorang Ibu
selama Gempa di Jepang. Setelah Gempa
telah mereda, ketika para penyelamat
mencapai reruntuhan rumah seorang wanita
muda, mereka melihat mayat-nya melalui
celah-celah.
 

Tapi wanita tersebut berpose begitu aneh,
dia berlutut seperti seseorang yang
menyembah; tubuhnya condong ke depan,
dan dua tangan yang mendukung oleh suatu
benda. Rumah roboh telah menimpa
punggung dan kepalanya.
 

Dengan begitu banyak kesulitan, pemimpin
tim penyelamat meletakkan tangannya
melalui celah sempit di dinding untuk
mencapai tubuh wanita itu. Dia berharap
bahwa wanita ini bisa jadi masih hidup.
 

Namun, tubuh dingin dan kaku menandakan bahwa wanita tsb pasti telah meninggal.
Pemimpin tim dan seluruh anggota tim lalu
meninggalkan rumah ini dan akan mencari
gedung yang runtuh berikutnya. Namun
karena alasan tertentu, pemimpin tim
terdorong untuk kembali ke rumah hancur
dari wanita tadi.
 

Pemimpin tim ini lalu berlutut lagi dan menggunakan kepalanya melalui celah-celah sempit untuk mencari sedikit ruang di bawah mayat wanita tersebut. Tiba-tiba, ia
berteriak dengan gembira, “Anak kecil! Ada
anak kecil!”
Lalu seluruh tim bekerja bersama-sama,
dengan hati-hati mereka menyingkirkan
tumpukan benda hancur di sekitar wanita
yang sudah meninggal. Ada seorang anak
kecil berusia 3 bulan terbungkus selimut
bunga-bunga di bawah mayat ibunya. Jelas,
wanita itu telah membuat pengorbanan
untuk menyelamatkan anaknya. Ketika
rumahnya jatuh, ia menggunakan tubuhnya
untuk membuat penutup untuk melindungi
anaknya. Anak itu masih tidur pulas ketika
pemimpin tim mengangkatnya.
 

Para dokter datang cepat untuk
mengevakuasi anak kecil itu. Setelah ia
membuka selimut, ia melihat sebuah ponsel
di dalam selimut. Ada pesan teks pada layar.
Dikatakan, “Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu.
Ponsel ini berkeliling dari satu tangan ke
tangan yang lain pada tim itu. Setiap tubuh
yang membaca pesan tersebut menangis.
Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu.
Itu artinya cinta ibu untuk anaknya!
Subhanallah .. !
.... Segala puji bagi Allah, yang dengan
nikmat-Nya sempurnalah semua kebaikan ....
Barakallahufikum ....
Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu
hati kita yang telah lama terkunci ...

Salam santun dan keep istiqomah ...
--- Jika terjadi kesalahan dan kekurangan
disana-sini dalam catatan ini ... Itu hanyalah
dari kami ... dan kepada Allah SWT., kami
mohon ampunan ... ----
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil
Hikmah-Nya ...

yoga rinanda

Mohon untuk komentar dengan baik dan sopan :)

0 comments:

Post a Comment

 

Copyright @ 2013 blogged.